Pekanbaru, 4 Juli 2025 — Direktur Politeknik Pengadaan Nasional melakukan kunjungan resmi ke Kantor Gubernur Riau dalam rangka menjalin kerja sama strategis antara Politeknik Pengadaan Nasional (Polteknas) dan Pemerintah Provinsi Riau. Pertemuan yang berlangsung hangat ini sangat mendukung perkembangan Polteknas. Gubernur Riau, Abdul Wahid mengapresiasi keberadaan Polteknas sebagai Kampus Pertama Pengadaan Barang dan Jasa di Indonesia yang telah menerima Rekor MURI. Tentunya ini akan memberikan citra positif bagi Propinsi Riau khususnya bidang Pendidikan di tingkat Nasional.
Kerjasama strategis yang ditawarkan Politeknik Pengadaan Nasional kepada Pemerintah Propinsi Riau dengan memberikan special biaya pendidikan bagi ASN, THL, Aparatur Desa di lingkungan Propinsi Riau. Hal ini dilakukan karena Politeknik Pengadaan Nasional mencetak sarjana pengadaan barang dan jasa pemerintah yang sangat dibutuhkan oleh Pemerintah, mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah sampai dengan Pemerintah Desa. Lulusan semua prodi (Manajemen Kontrak Pemerintah, Bisnis Digital, dan Paralegal) di Politeknik Pengadaan Nasional selain mendapatkan ijazah, juga memiliki sertifikat kompetensi ahli pengadaan barang dan jasa pemerintah dari LKPP dan sertifikat ahli K3 Umum Kemnaker. Bagi lulusan Paralegal ditambah dengan sertifikat Mediator dari Mahkamah Agung.
Setelah melewati perkuliahan secara teori dan praktik selama 3 tahun, mahasiswa juga magang langsung di instansi pemerintah yang membidangi pengadaan barang dan jasa pemerintah seperti LPSE, UKPBJ, dan semua dinas yang mengurus kontrak pengadaan barang dan jasa. Sehingga dapat dipastikan bahwa lulusannya memang kompeten secara teori dan praktik di bidang pengadaan barang dan jasa, dan tentunya siap pakai sesuai dengan kebutuhan pemerintah.
Berdasarkan hal ini, Gubernur Riau Abdul Wahid menerima Kerjasama dengan Polteknas. Berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh ASN, THL, Aparatur Desa maupun putra/i ASN dilingkungan Pemerintah Propinsi Riau, karena ahli pengadaan sangat dibutuhkan oleh Pemerintah termasuk Propinsi Riau. Direktur Polteknas, Komala Sari menyampaikan kerjasama ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara institusi pendidikan vokasi khususnya Polteknas dengan pemerintah daerah Propinsi Riau dalam meningkatkan kapasitas dan pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia bidang pengadaan. Termasuk bagi Aparatur Desa, karena berdasarkan regulasi terbaru Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadan Barang dan Jasa Pemerintah, disebutkan bahwa pengadaan barang dan jasa di desa dilaksanakan sesuai dengan prosedur pengadaan dan dibutuhkan pejabat pengadaan yang kompeten (bersertifikat)